Modal awal yang dibutukan untuk memulai usaha ini cukup murah dan semuanya bisa dilakukan secara bertahap, sehingga cocok sekali bagi anda yang mencari usaha rumahan modal kecil yang menjanjikan. Memang, apabila di total semua modal yang dibutuhkan cukup besar, namun karena dapat di biayai secara bertahap membuat biaya terasa ringan terlebih apabila kita sudah mendapatkan hasil dari penjualan jamur tiram.
Jamur tiram merupakan jamur yang memiliki warna putih dengan ciri khas tajuk jamur seperti kulit tiram. Jamur tiram dahulu mudah didapatkan dihutan, ladang atau perkebunan karena jamur tiram ini tumbuh pada batang kayu, terutama batang kayu yang sudah lapuk. Sering juga orang menamai jamur tiram dengan jamur kayu karena tumbuh di kayu.
Bagi anda yang tertarik dengan usaha budidaya jamur tiram ini sebaiknya membaca beberapa ulasan penting di bawah ini agar anda mengerti apa saja yang di butuhkan untuk memulai dan menjalankan usaha jamur tiram.
CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM YANG BENAR
1. Menyiapkan Kumbung
Kumbung adalah rumah/tempat budidaya jamur. Disinilah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur tiram mulai dari kecil hingga besar. Kumbung atau rumah baglog berbentuk seperti bangunan yang di dalamnya terdapat rak-rak untuk meletakkan baglog. Kumbung harus memiliki kemampuan menjaga kelembapan udara suhu agar jamur bisa tumbuh dengan sempurna.
Dan ini beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam membuat dan menyiapkan kumbung yang benar :
1. Kumbung di buat dari kayu dan bambu, dinding di buat dari gedeg atau papan. Untuk atapnya bisa menggunakan genteng, jangan menggunakan seng, abes ataupun atap lain yang bisa mendatangkan panas. Untuk lantai kumbung, usahakan jangan di plester agar air mudah meresap kedalam tanah, namun jika di plester usahakan memiliki tingkat kemiringan yang cukup agar air bisa mengalir.
2. Di dalam kumbung harus di lengkapi rak berupa kisi-kisi yang di susun bertingkat dan sejajar. Rak ini berfungsi untuk menyusun baglog. Untuk rangka rak, bisa di buat dari kayu atau bambu. Antara rak harus tersedia lorong sekitar 40 cm Untuk mempermudah perawatan jamur.
3. Rak bisa di buat 2-3 tingkat, rak memiliki lebar sekitar 40 cm dengan panjang setiap ruasnya 1 meter. Dengan ini, setiap rak bisa menampung sekitar 70-80 baglog. Keperluan rak bisa di sesuaikan dengan jumlah baglog dan jamur yang ingin di budidayakan.
2. Menyiapkan Baglog
Baglog adalah media tanam bagi jamur tiram, disinilah jamur tiram akan tumbuh. Baglog biasanya terbuat dari serbuk gergaji yang di bungkus dengan plastik berbentuk silinder. Pada salah satu ujungnya di beri lubang di mana lubang ini sebagai tempat jamur menyembul keluar.
Baglog bisa kita buat sendiri, namun apabila kita masih pemula sebaiknya kita membeli baglog dari pihak lain, hal ini dikarenakan membuat bagloga butuh pengalaman yang cukup. Harga baglog cukup terjangkau, baglog dengan ukuran 1kg di jual dengan harga 2000-5000 rupiah saja.

